Langsung ke konten utama

Salep untuk Obat Luka Bakar serta Manfaatnya


Luka bakar adalah luka yang sering dialami oleh seseorang ketika sedang beraktivitas di kesehariannya. Luka bakar ini bisa timbul tatkala kulit bersentuhan atau bersenggolan langsung dengan permukaan yang terlalu panas di sekitarnya. Luka bakar sendiri menurut medis dibagi menjadi tiga derajat bergantung dari kerusakannya. Jenis obat luka bakar knalpot akan disesuaikan dengan tingkat atau derajat kerusakan yang ditimbulkan oleh luka bakar.

Jenis Salep untuk Obat Luka Bakar serta Manfaatnya

Penggunaan obat untuk luka bakar knalpot tentu harus disesuaikan dengan derajat kerusakan dari luka bakar yang ditimbulkan. Apabila luka bakar hanya masuk ke dalam golongan 1, maka cukup gunakan salep yang ringan. Namun apabila telah mencapai derajat ketiga, artinya memerlukan penanganan dokter langsung.

1. Salep Lidah Buaya
Lidah buaya memiliki sifat anti peradangan yang sangat baik untuk membantu meredakan rasa nyeri ataupun panas dari luka bakar. Krim lidah buaya sangat disarankan untuk digunakan pada luka bakar yang masuk derajat 2 dan 1. Kemampuan lidah buaya untuk melancarkan sirkulasi darah membuatnya sangat cocok dipilih.

2. Salep Silver Sulfadiazine
Salep dengan kandungan silver sulfadiazine disarankan untuk digunakan pada luka bakar derajat satu hingga dua. Salep ini dapat digunakan pada pasien dengan luka akibat tersiram minyak panas, setrika panas dan air panas.

3. Salep Bacitracin
Fungsi salep satu ini pada luka bakar adalah meredakan rasa nyeri pada luka bakar tingkat 1. Salep yang memiliki fungsi antibakteri ini dapat mengobati infeksi kulit dan juga menghentikan infeksi akibat adanya luka bakar oleh bakteri. Luka bakar yang luas tidak disarankan menggunakan salep bacitracin.

4. Salep Mafenide Acetate
Salep satu ini mampu untuk membantu meredakan rasa nyeri dan sakit akibat luka bakar hingga tingkat 3. Salep ini mampu menurunkan kemungkinan penyebaran bakteri hingga ke aliran darah. 

Untuk informasi kesehatan yang lengkap bisa diakses melalui website www.guesehat.com. Website ini memberikan informasi lengkap terkait kesehatan yang akurat, salah satunya seperti yang tertera di link berikut ini www.guesehat.com/mengupas-mitos-dan-fakta-cara-membersihkan-luka.

Postingan populer dari blog ini

Meja Staff Ideal

Fungsi meja kantor yang pada umumnya untuk membaca, menulis dan aktivitas lainya, kini mulai bergeser fungsi sesuai dengan berkembangya waktu. Meja kantor untuk para staff haruslah memiliki banyak ruang untuk memberikan keleluasaan karyawan untuk berkerja. Tak hanya sebagai sebuah furnitur biasa, Meja Staff haruslah didesain senyaman mungkin untuk menunjang aktivitas karyawan dalam bekerja.
Meja Staff yang ideal pada masa kini haruslah menyediakan beberepa laci yang disertai kunci agar bisa menyimpan file penting dan barang pribadi, tidak hanya satu laci, biasanya meja staff ini terdiri dari 3 laci. Selain itu harus terdapat ruang untuk menempatkan peralatan kantor seperti alat tulis yang sangat mudah diraih. Dan terakhir harus terdapat ruang besar dalam penempatan alat-alat modern perkantoran seperti komputer, mesin fax, telepon dan lain-lain. Meja perkantoran untuk para staff ini juga harus didesain semenarik mungkin, selain agar lebih enak dipandang oleh anda, klien kantor Anda pun…

Nganu itu apa ?

Nganu kita pasti sudah pernah mendengar kata ini atau bahkan tak jarang mengucapkannya. Lalu apasih sebenarnya nganu itu sendiri ? Nganu bisa dibilang satu buah kata yang memiliki berbagai macam makna, tergantung konteks pembicaraan yang sedang dilakukan oleh orang.

Hal Hal yang Perlu Diketahui Tentang Tes Alergi

Alergi merupakan kondisi yang bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu. Zat penyebab alergi sendiri disebut alergen. Gejala alergi sendiri bermacam-macam. Ada alergi ringan seperti gatal atau bersin, hingga alergi berat yang sangat berbahaya. Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap alergi terhadap zat tertentu, biasanya dilakukan Tes Alergi. Pada umumnya, tes alergi terbagi menjadi tes darah dan tes kulit. Tes ini sendiri bertujuan untuk mengetahui apakah tubuh bereaksi terhadap zat alergen atau tidak. Alergen sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Alergen hirup, merupakan alergen yang memicu alergi apabila terhirup melalui saluran pernapasan. Contohnya, alergi terhadap debu, atau bulu binatang. Alergen kontak, bereaksi apabila terjadi kontak langsung antara kulit dan alergen. Contohnya seperti alergi lateks, atau bahan tertentu. Alergi saluran cerna, adalah jenis alergen yang terdapat pada makanan. Alergen jenis ini bereaksi ketika memasuki saluran pencernaan. Contohnya…