Langsung ke konten utama

Kerusakan yang Sering Terjadi Pada Genset Pabrik


Kerja genset yang terlalu berat menjadi salah satu pemicu terjadinya kerusakan. Proses produksi pabrik memang membutuhkan energi dalam jumlah yang besar. Jika mengandalkan listrik dari PLN saja, kerja mesin tidak akan berjalan maksimal. Namun dampak negatif yang harus didapatkan jika selalu menggunakan genset adalah beberapa komponen tidak bisa bekerja optimal karena bebannya terlalu berat. Jika ini terjadi, maka langkah yang harus dilakukan adalah memanggil service dari rental genset. Ada beberapa jenis kerusakan yang sering dialami oleh generator atau genset yang dipakai di pabrik, beberapa diantaranya adalah:
1. Kebocoran pada sistem pembangkit
Jika masalah ini terjadi, maka efisiensi daya tidak akan tercipta. Besarnya pasokan yang dipakai oleh pabrik semakin berkurang dan ini menyebabkan tegangan tidak stabil. Menurut sumber dari http://sewatama.com/id/product/operations-and-maintenance/ , jika kebocoran terjadi maka perbaikan harus dilakukan oleh tenaga yang sudah ahli dan profesional. Pabrik bisa memanfaatkan jasa Sewatama yang sudah berpengalaman selama 25 tahun mengatasi masalah kelistrikan.
2. Kebocoran pada bahan bakar
Kebocoran ini sering terjadi pada genset yang dipasang pada pabrik atau perusahaan. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari cuaca hingga faktor usia. Bahan bakar yang boros tentu harus segera diatasi supaya pasokan daya kembali normal. Solusi yang dilakukan biasanya adalah dengan perbaikan atau penggantian komponen yang sudah usang.
3. Masalah elektrikal dan mekanikal
Tujuan utama penggunaan genset adalah untuk memasok listrik dengan kapasitas yang besar. Namun jika tidak terjadi aliran, bisa jadi ada komponen yang rusak. Penyebab dari kerusakan tersebut harus segera diketahui supaya dapat diambil solusi yang tepat. Tenaga ahli dari Sewatama bisa diandalkan dalam masalah ini supaya kinerja genset kembali lancar.
Rental genset Sewatama tidak hanya melayani jasa sewa, tetapi juga penjualan hingga service. Pabrik yang generatornya mengalami kerusakan, bisa menggunakan jasa kontraktor ini. Dukungan tenaga profesional yang sudah terpercaya mampu menyelesaikan masalah kelistrikan dengan segera sehingga aktivitas pabrik tidak terkendala. Harga yang ditawarkan cukup bersaing dan dijamin 100% memuaskan.

Postingan populer dari blog ini

Meja Staff Ideal

Fungsi meja kantor yang pada umumnya untuk membaca, menulis dan aktivitas lainya, kini mulai bergeser fungsi sesuai dengan berkembangya waktu. Meja kantor untuk para staff haruslah memiliki banyak ruang untuk memberikan keleluasaan karyawan untuk berkerja. Tak hanya sebagai sebuah furnitur biasa, Meja Staff haruslah didesain senyaman mungkin untuk menunjang aktivitas karyawan dalam bekerja.
Meja Staff yang ideal pada masa kini haruslah menyediakan beberepa laci yang disertai kunci agar bisa menyimpan file penting dan barang pribadi, tidak hanya satu laci, biasanya meja staff ini terdiri dari 3 laci. Selain itu harus terdapat ruang untuk menempatkan peralatan kantor seperti alat tulis yang sangat mudah diraih. Dan terakhir harus terdapat ruang besar dalam penempatan alat-alat modern perkantoran seperti komputer, mesin fax, telepon dan lain-lain. Meja perkantoran untuk para staff ini juga harus didesain semenarik mungkin, selain agar lebih enak dipandang oleh anda, klien kantor Anda pun…

Nganu itu apa ?

Nganu kita pasti sudah pernah mendengar kata ini atau bahkan tak jarang mengucapkannya. Lalu apasih sebenarnya nganu itu sendiri ? Nganu bisa dibilang satu buah kata yang memiliki berbagai macam makna, tergantung konteks pembicaraan yang sedang dilakukan oleh orang.

Hal Hal yang Perlu Diketahui Tentang Tes Alergi

Alergi merupakan kondisi yang bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu. Zat penyebab alergi sendiri disebut alergen. Gejala alergi sendiri bermacam-macam. Ada alergi ringan seperti gatal atau bersin, hingga alergi berat yang sangat berbahaya. Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap alergi terhadap zat tertentu, biasanya dilakukan Tes Alergi. Pada umumnya, tes alergi terbagi menjadi tes darah dan tes kulit. Tes ini sendiri bertujuan untuk mengetahui apakah tubuh bereaksi terhadap zat alergen atau tidak. Alergen sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Alergen hirup, merupakan alergen yang memicu alergi apabila terhirup melalui saluran pernapasan. Contohnya, alergi terhadap debu, atau bulu binatang. Alergen kontak, bereaksi apabila terjadi kontak langsung antara kulit dan alergen. Contohnya seperti alergi lateks, atau bahan tertentu. Alergi saluran cerna, adalah jenis alergen yang terdapat pada makanan. Alergen jenis ini bereaksi ketika memasuki saluran pencernaan. Contohnya…