Langsung ke konten utama

Atasi Vertigo dengan Mencegahnya Lebih Dulu


Tak kenal waktu, vertigo bisa menyerang saja. Orang yang menderita vertigo akan merasakan betapa menyiksanya penyakit yang satu ini. Bagaimana tidak, penyakit ini datang tiba-tiba dan bisa langsung mengganggu aktivitas yang tengah kita jalani. Namun, bukan berarti penyakit yang satu ini tidak bisa disembuhkan. Selain sudah ada obat untuk mengatasinya dengan beli saja di goapotik, Anda juga bisa melakukan beberapa hal untuk meredakan rasa pusing tujuh keliling alias vertigo. Mau tahu apa sajakah hal-hal tersebut? Sebelum lanjut, jangan lupa untuk mengunjungi website kesehatan berikut ini https://www.guesehat.com/penanganan-tepat-ketika-kulit-terbakar terlebih dahulu.
Perbanyak Konsumsi Protein
Penyakit vertigo yang datang secara tiba-tiba disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya yakni terganggunya sistem saraf. Sistem saraf yang terganggu akan mengakibatkan rasa pusing atau nyeri yang hebat pada area kepala. Akibatnya, Anda merasakan rasa pusing yang tak tertahankan hingga mengganggu aktivitas yang tengah dijalani.
Untuk mencegah terjadinya masalah pada sistem saraf di dalam tubuh, maka sebaiknya perbanyaklah konsumsi makanan dengan protein yang tinggi. Konsumsi makanan dengan protein dan asam amino yang tinggi sangat baik untuk menjaga kesehatan sel dan jaringan dalam tubuh. Anda bisa mengonsumsi beberapa makanan yang kaya kandungan protein seperti daging, ayam, dan kacang-kacangan. Sistem saraf dan darah akan lebih lancar dan Anda pun bisa terhindar dari serangan vertigo.
Perhatikan Posisi Tidur
Setiap harinya, tubuh manusia membutuhkan istirahat. Proses istirahat akan membantu menjaga sistem metabolisme tubuh agar lebih terjaga. Tapi, bagi penderita vertigo, tidur tidak hanya sekadar memperhatikan jadwal dan durasi tidur setiap harinya, karena posisi tidur juga menjadi salah satu faktor yang perlu Anda perhatikan.
Bagi para penderita vertigo, posisi bantal saat tidur perlu dibuat lebih tinggi dari biasanya. Ini bertujuan untuk menjaga sirkulasi darah agar tidak terhambat. Selain itu, saat bangun Anda juga tidak boleh tergesa-gesa dan perlu bangun secara perlahan. Sempatkan untuk duduk selama 1-2 menit sampai tubuh terasa siap untuk kembali beraktivitas. Cara ini dapat meminimalisir potensi vertigo dan membuat Anda bisa tetap beraktivitas secara produktif setiap hari.

Postingan populer dari blog ini

Meja Staff Ideal

Fungsi meja kantor yang pada umumnya untuk membaca, menulis dan aktivitas lainya, kini mulai bergeser fungsi sesuai dengan berkembangya waktu. Meja kantor untuk para staff haruslah memiliki banyak ruang untuk memberikan keleluasaan karyawan untuk berkerja. Tak hanya sebagai sebuah furnitur biasa, Meja Staff haruslah didesain senyaman mungkin untuk menunjang aktivitas karyawan dalam bekerja.
Meja Staff yang ideal pada masa kini haruslah menyediakan beberepa laci yang disertai kunci agar bisa menyimpan file penting dan barang pribadi, tidak hanya satu laci, biasanya meja staff ini terdiri dari 3 laci. Selain itu harus terdapat ruang untuk menempatkan peralatan kantor seperti alat tulis yang sangat mudah diraih. Dan terakhir harus terdapat ruang besar dalam penempatan alat-alat modern perkantoran seperti komputer, mesin fax, telepon dan lain-lain. Meja perkantoran untuk para staff ini juga harus didesain semenarik mungkin, selain agar lebih enak dipandang oleh anda, klien kantor Anda pun…

Nganu itu apa ?

Nganu kita pasti sudah pernah mendengar kata ini atau bahkan tak jarang mengucapkannya. Lalu apasih sebenarnya nganu itu sendiri ? Nganu bisa dibilang satu buah kata yang memiliki berbagai macam makna, tergantung konteks pembicaraan yang sedang dilakukan oleh orang.

Hal Hal yang Perlu Diketahui Tentang Tes Alergi

Alergi merupakan kondisi yang bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu. Zat penyebab alergi sendiri disebut alergen. Gejala alergi sendiri bermacam-macam. Ada alergi ringan seperti gatal atau bersin, hingga alergi berat yang sangat berbahaya. Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap alergi terhadap zat tertentu, biasanya dilakukan Tes Alergi. Pada umumnya, tes alergi terbagi menjadi tes darah dan tes kulit. Tes ini sendiri bertujuan untuk mengetahui apakah tubuh bereaksi terhadap zat alergen atau tidak. Alergen sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Alergen hirup, merupakan alergen yang memicu alergi apabila terhirup melalui saluran pernapasan. Contohnya, alergi terhadap debu, atau bulu binatang. Alergen kontak, bereaksi apabila terjadi kontak langsung antara kulit dan alergen. Contohnya seperti alergi lateks, atau bahan tertentu. Alergi saluran cerna, adalah jenis alergen yang terdapat pada makanan. Alergen jenis ini bereaksi ketika memasuki saluran pencernaan. Contohnya…