Langsung ke konten utama

Mengulas Tentang Zinc Suplementasi yang Efektif untuk Diare Anak

Diare merupakan sebuah kondisi dimana bakteri tidak baik menyerang sistem pencernaan dalam tubuh manusia. Kondisi ini biasanya banyak dialami oleh anak balita, dimana sistem pencernaan dalam tubuh mereka memang masih rentan terhadap berbagai jenis makanan yang masuk. Jika tidak ditangani dengan tepat diare pada anak, selain dapat mengakibatkan rasa lemas karena berkurangnya banyak cairan dalam tubuh, diare pun dapat menyebabkan berbagai infeksi serta gangguan pada tumbuh kembang anak. Untuk mengatasi permasalahan diare dalam diri anak balita penambahan cairan dalam tubuh menjadi alternatif utama yang biasanya akan diberikan oleh para ahli kesehatan, jika memang kondisi diare yang dialami cukup parah.

Selain dengan memberikan cairan tubuh tambahan, pemberian suplement zinc pada balita yang mengalami diare akut, secara umum juga banyak digunakan oleh para ahli kesehatan. Bahkan badan kesehatan dunia pun juga menganjurkan pemberian suplement zinc tersebut dalam kurun waktu 10 hingga 14 hari, bagi balita yang memang mengalami diare dengan kondisi yang akut. Mengingat pentingnya suplementasi zinc pada kondisi diare inilah para ahli kesehatan juga menyarankan untuk memberikan zinc secara rutin dalam waktu tertentu pada balita.

Pemberian suplement zinc secara rutin pada balita, memang telah terbukti membawa dampak yang positif dalam tubuh mereka. Berikut ini beberapa manfaat positif dari suplement zinc bagi balita, yang antara lain adalah:

  • Pembentuk sistem kekebalan tubuh yang mampu mencegah diare, infeksi pernapasan dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.
  • Membantu pembentukan sistem sel dalam tubuh, serta membantu sistem metabolisme dalam tubuh.
  • Membantu proses tumbuh kembang anak menjadi lebih kuat.

Pentingnya suplementasi zinc pada kondisi diare serta pengaruh positifnya bagi proses tumbuh kembang inilah, sudah sewajarnya jika kita memperhatikan kebutuhan zinc pada putra putri kita. Berikanlah suplement zinc ini dengan takaran 3 mg perhari, untuk anak dibawah 5 tahun. Sedangkan untuk anak diatas 5 tahun kandungan zinc sebesar 5mg wajib untuk diberikan. Tidak hanya untuk anak saja, zinc juga dibutuhkan oleh kita sebagai orang dewasa.

Postingan populer dari blog ini

Meja Staff Ideal

Fungsi meja kantor yang pada umumnya untuk membaca, menulis dan aktivitas lainya, kini mulai bergeser fungsi sesuai dengan berkembangya waktu. Meja kantor untuk para staff haruslah memiliki banyak ruang untuk memberikan keleluasaan karyawan untuk berkerja. Tak hanya sebagai sebuah furnitur biasa, Meja Staff haruslah didesain senyaman mungkin untuk menunjang aktivitas karyawan dalam bekerja.
Meja Staff yang ideal pada masa kini haruslah menyediakan beberepa laci yang disertai kunci agar bisa menyimpan file penting dan barang pribadi, tidak hanya satu laci, biasanya meja staff ini terdiri dari 3 laci. Selain itu harus terdapat ruang untuk menempatkan peralatan kantor seperti alat tulis yang sangat mudah diraih. Dan terakhir harus terdapat ruang besar dalam penempatan alat-alat modern perkantoran seperti komputer, mesin fax, telepon dan lain-lain. Meja perkantoran untuk para staff ini juga harus didesain semenarik mungkin, selain agar lebih enak dipandang oleh anda, klien kantor Anda pun…

Nganu itu apa ?

Nganu kita pasti sudah pernah mendengar kata ini atau bahkan tak jarang mengucapkannya. Lalu apasih sebenarnya nganu itu sendiri ? Nganu bisa dibilang satu buah kata yang memiliki berbagai macam makna, tergantung konteks pembicaraan yang sedang dilakukan oleh orang.

Hal Hal yang Perlu Diketahui Tentang Tes Alergi

Alergi merupakan kondisi yang bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu. Zat penyebab alergi sendiri disebut alergen. Gejala alergi sendiri bermacam-macam. Ada alergi ringan seperti gatal atau bersin, hingga alergi berat yang sangat berbahaya. Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap alergi terhadap zat tertentu, biasanya dilakukan Tes Alergi. Pada umumnya, tes alergi terbagi menjadi tes darah dan tes kulit. Tes ini sendiri bertujuan untuk mengetahui apakah tubuh bereaksi terhadap zat alergen atau tidak. Alergen sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Alergen hirup, merupakan alergen yang memicu alergi apabila terhirup melalui saluran pernapasan. Contohnya, alergi terhadap debu, atau bulu binatang. Alergen kontak, bereaksi apabila terjadi kontak langsung antara kulit dan alergen. Contohnya seperti alergi lateks, atau bahan tertentu. Alergi saluran cerna, adalah jenis alergen yang terdapat pada makanan. Alergen jenis ini bereaksi ketika memasuki saluran pencernaan. Contohnya…