Langsung ke konten utama

Transmisi Mobil

Pemilik mobil sering bingung ketika mereka membawa kendaraan mereka ke sebuah bengkel untuk pemeriksaan diagnostik atau perbaikan mobil, bahkan jika itu hanya untuk perbaikan AC mobil. Apa lagi jika masalah ada hubungannya dengan rem, mesin atau transmisi? jadi akan sangat menguntungkan bagi pemilik mobil untuk mencoba belajar tentang bagaimana kendaraan mereka bekerja. Hal ini dapat dilakukan secara bertahap. 
Untuk memulai, inilah gambaran transmisi otomotif. Transmisi mobil adalah mekanisme yang terhubung ke bagian belakang mesin mobil, pengiriman tenaga dari mesin ke roda drive. Karena mobil adalah salah satu penggerak roda depan atau penggerak roda belakang, ada juga dua tipe dasar transmisi otomatis. Kedua jenis transmisi memastikan bahwa daya dikirim ke roda penggerak sekaligus menjaga mesin di RPM yang terbaik (putaran per menit) jangkauan. Hal ini dilakukan melalui beberapa kombinasi gigi. Pada gigi terendah mesin berputar lebih cepat daripada roda drive. Pada gigi tinggi, mesin loafs sedangkan roda ngebut. 
Pada netral, transmisi memutus mesin dari penggerak roda. Dengan sebaliknya, roda yang dibuat untuk mengubah ke arah yang berlawanan untuk mobil untuk cadangan. Di taman, gerendel seperti deadbolt terkunci pada poros output untuk mencegah roda berkendara dari berputar. Dalam sebuah mobil dengan penggerak roda belakang, ada punuk di lantai mobil di samping pedal gas. Di bawah punuk ini adalah transmisi. Hubungan antara transmisi dan final drive di poros belakang disebut drive shaft. Tenaga dari mesin berjalan melalui konverter torsi dan transmisi yang akan dikirim melalui drive shaft ke final drive. Ada daya dibagi untuk dikirim ke dua roda belakang melalui poros belakang.

Postingan populer dari blog ini

Meja Staff Ideal

Fungsi meja kantor yang pada umumnya untuk membaca, menulis dan aktivitas lainya, kini mulai bergeser fungsi sesuai dengan berkembangya waktu. Meja kantor untuk para staff haruslah memiliki banyak ruang untuk memberikan keleluasaan karyawan untuk berkerja. Tak hanya sebagai sebuah furnitur biasa, Meja Staff haruslah didesain senyaman mungkin untuk menunjang aktivitas karyawan dalam bekerja.
Meja Staff yang ideal pada masa kini haruslah menyediakan beberepa laci yang disertai kunci agar bisa menyimpan file penting dan barang pribadi, tidak hanya satu laci, biasanya meja staff ini terdiri dari 3 laci. Selain itu harus terdapat ruang untuk menempatkan peralatan kantor seperti alat tulis yang sangat mudah diraih. Dan terakhir harus terdapat ruang besar dalam penempatan alat-alat modern perkantoran seperti komputer, mesin fax, telepon dan lain-lain. Meja perkantoran untuk para staff ini juga harus didesain semenarik mungkin, selain agar lebih enak dipandang oleh anda, klien kantor Anda pun…

Nganu itu apa ?

Nganu kita pasti sudah pernah mendengar kata ini atau bahkan tak jarang mengucapkannya. Lalu apasih sebenarnya nganu itu sendiri ? Nganu bisa dibilang satu buah kata yang memiliki berbagai macam makna, tergantung konteks pembicaraan yang sedang dilakukan oleh orang.

Hal Hal yang Perlu Diketahui Tentang Tes Alergi

Alergi merupakan kondisi yang bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu. Zat penyebab alergi sendiri disebut alergen. Gejala alergi sendiri bermacam-macam. Ada alergi ringan seperti gatal atau bersin, hingga alergi berat yang sangat berbahaya. Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap alergi terhadap zat tertentu, biasanya dilakukan Tes Alergi. Pada umumnya, tes alergi terbagi menjadi tes darah dan tes kulit. Tes ini sendiri bertujuan untuk mengetahui apakah tubuh bereaksi terhadap zat alergen atau tidak. Alergen sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Alergen hirup, merupakan alergen yang memicu alergi apabila terhirup melalui saluran pernapasan. Contohnya, alergi terhadap debu, atau bulu binatang. Alergen kontak, bereaksi apabila terjadi kontak langsung antara kulit dan alergen. Contohnya seperti alergi lateks, atau bahan tertentu. Alergi saluran cerna, adalah jenis alergen yang terdapat pada makanan. Alergen jenis ini bereaksi ketika memasuki saluran pencernaan. Contohnya…